Posts

Tajdid dan Mujaddid Menurut KH Maimun Zubair Sarang

Image
------------------------------ ------------------------------ -------- dari mbah maimun untuk islam aswaja Tajdid atau memperbaharui pemikiran Islam adalah sebuah tema yang selalu dibicarakan dan didiskusikan oleh pemikir-pemikir dan ilmuan Islam pada masa sekarang. Pembahasan ini tidak hanya terbatas kepada tafsiran makna dari tajdid ini atau dari segi siapakah dia yang disebutkan mujaddid? Bahkan, ketika ada seorang ilmuan yang pemikirannya ternyata sedikit menyeberangi arus perdana berpendapat bahwa pemikirannya tidak lain adalah kerana memang tajdid di dalam Islam adalah dituntut. Ini tidak lain adalah disebabkan ada sebuah hadis Sahih Nabi Muhammad SAW yang berbunyi: "إن الله يبعث لهذه الأمة على رأس كل مائة سنة من يجدد لها دينها"[1] (Sesungguhnya Allah mengutus bagi umat ini pada setiap awal seratus tahun orang yang akan memperbaharui bagi umat ini akan agamanya). Disebabkan oleh janji Rasulullah SAW melalui sabdanya tadi, perebutan title sebagai ...

HUKUM LAFADZ SAIYYIDINA

Kata-kata “sayyidina” atau ”tuan” atau “yang mulia” seringkali digunakan oleh kaum muslimin, baik ketika shalat maupun di luar shalat. Hal itu termasuk amalan yang sangat utama, karena merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Syeikh Ibrahim bin Muhammad al-Bajuri menyatakan: الأوْلَى ذِكْرُالسَّيِّادَةِ لِأنَّ اْلأَفْضَلَ سُلُوْكُ اْلأَدَ بِ “Yang lebih utama adalah mengucapkan sayyidina (sebelum nama Nabi SAW), karena hal yang lebih utama bersopan santun (kepada Beliau).” (Hasyisyah al-Bajuri, juz I, hal 156). Pendapat ini didasarkan pada hadits Nabi SAW: عن أبي هريرةقا ل , قا ل ر سو ل الله صلي الله عليه وسلم أنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَوْمَ القِيَامَةِ وَأوَّلُ مَنْ يُنْسَقُّ عَنْهُ الْقَبْرُ وَأوَّلُ شَافعٍ وأول مُشَافِعٍ “Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Saya adalah sayyid (penghulu) anak adam pada hari kiamat. Orang pertama yang bangkit dari kubur, orang yang pertama memberikan syafaa’at dan orang yang ...

Adab membaca al qur’an

Oleh Kang Aruf   Agar bacaan alqur’an bermanfaat,agar ia menghasilkan buahnya berupa tadabbur,kesan,istiqomah,dan agar anda membaca sebagaimana Rasulullah saw dan para shabat mulia membacanya,maka adab adabnya harus di perhatikan,di pegang,dan di jaga sebelum dan di saat membaca. Berikut penulis sajikan kepada anda adab yang paling penting dengan penjelasan yang singkat dan padat : 1.memilih waktu yang sesuai untuk membaca al qur’an,yaitu waktu Allah bertajjalli kepada hamba hambaNya dan pancaran pancaran rahmatNya turun.waktu yang paling baik adalah sepertiga terakhir dari waktu sahur,kemudian di malam hari,kemudian di waktu fajar,kemudian di waktu pagi,kemudian di waktu siang hari selebihnya. 2.memilih tempat yang sesuai,seperti Rumah Allah,atau di sudut rumah yang di kosongkan dari berbagai gangguan serta jauh dari tempat kegaduhan,pembicaraan duniawi,dan permainan anak anak. 3.memilih cara duduk yang sesuai,kondisi yang sesuai dan sikap badan yang panta...

MAKAN NASI BERKAT

Pada umumnya, orang yang menyelenggarakan hajat tahlilan itu menyediakan makanan untuk diberikan kepada orang-orang yang diundang dan dimintai bantuan bacaan tahlil itu dengan niat sebagai sedekah. Dalam rangkaian acara tahlil, pahala sedekah makanan itu biasanya juga dinikatkan untuk arwah yang dituju. Oleh karena itu, acara tahlil yang khusus untuk pengiriman do’a semacam itu sering dinamakan sedekah, perubahan ucapan dari kata shadaqah. Sedekah makan itu biasanya baru disuguhkan atau dibagikan setelah selesainya doa dalam tahlil, baik untuk dimakan di tempat atau di bawa pulang. Dengan perkataan lain, sedekah itu diberikan setelah “diberkahi” dengan do’a. Makanan yang sudah diberkahi doa tersebut kemudian disebut “berkat”. Berkat berasal dari bahasa Arab “barkatun”- bentuk jamaknya adalah barakat- yang artinya kebaikan yang bertambah-tambah terus. Penamaan tersebut berdasarkan sabda nabi Muhammad SAW: اجتمعوا على طعام واذكروا الله يبارك لكم فيه “Berkumpullah ...

JALAN PINTAS MENUJU NERAKA

Berghibahlah, bila engkau merindukan jalan pintas menuju neraka, membuka pintu-pintu siksa yang pedih, dan menarilah di atas penderitaan orang lain. Juga, tertawalah di atas derai air matanya. Jadilah binatang buas yang melahap bangkai-bangkai manusia. Tahukah kalian, ghibah itu lebih hina dari perzinaan atau pelacuran. Imam Ghazali dan Imam Baihaqi meriwayatkan sebuah hadis bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah sekali-kali kamu melakukan pergunjingan, karena pergunjingan itu lebih berat dari perzinaan. Karena, jika seseorang yang berzina kemudian bertobat maka Allah mengampuninya. Sedangkan penggunjing tidak akan diampuni Allah, sebelum orang yang digunjingkan itu memaafkannya.”  Alangkah beratnya siksa yang ditanggung oleh tukang gunjing (mughtaab), si tukang penyebar ghibah. Betapapun dia bertobat kepada Allah, pintu pengampunan tidak akan terbuka, kecuali dia berlari dan bersungguh-sungguh meminta maaf kepada orang yang digunjingkannya itu. Tidakkah kita ta...

hukum baju hitam saat melayat / takziyah

Tidak semua tradisi sejalan dengan tuntunan syariah. Hal ini bisa karena keberadaan tradisi yang mendahului syari’ah dan belum ada usaha pelurusan terhadapnya, seperti tradisi tumbal dan sesajen. Atau bisa juga tradisi tidak sejalan dengan syariah karena kehadirannya sebagai entitas baru hasil dari keterpengaruhan berbagai kebudayaan seperti halnya kebiasaan berbaju hitam ketika berta’ziyah. Kebanyakan masyarakat kota selalu menggunakan berbusana hitam ketika melayat sanak saudara yang terkena musibah. Hal ini mereka lakukan dengan tujuan menunjukkan rasa belasungkawa. Warna hitam dalam konteks kematian bermakna kesusahan. Hanya saja disayangkan pemahaman ini seolah berubah menjadi sebuah aturan tak tertulis bahwa barang siapa berta’ziyah harus memakai busana serba hitam. Padahal yang demikian ini kurang sesuai dengan tuntunan syariah. Dalam syariah wacana mengenai belasungkawa bagi keluarga yang ditinggal mati disebut dengan istilah hidad . yaitu batasan-batasan te...

sedekah sunnah menjadi wajib

Memberi sedekah hukumnya sunnah muakkad alias sangat dianjurkan sebagaimana sering dijelaskan, namun juga bisa menjadi haram ketika orang yang bersedekah mengetahui bahwa pemberian sedekahnya akan digunakan untuk keperluan maksiat. Sedekah sunat juga bisa menjadi wajib ketika, misalnya, seseorang menjumpai orang lain dalam keadaan sangat membutuhkan makanan sementara dia mempunyai makanan yang bisa diberikan. Dengan kata lain, diwajibkan menyerahkan harta yang dimiliki selagi tidak dibutuhkan seketika itu. Untuk menggambarkan derajat keutamaan bersedekah Imam As-Suyuti merinci pahala sedekah kedalam lima macam. Pertama , satu digantikan sepuluh yakni sedekah pada orang yang sehat jasmani. Kedua , satu digantikan sembilan puluh yakni sedekah kepada orang yang buta (cacat). Ketiga , satu digantikan sembilan ratus yakni sedekah kepada kerabat yang membutuhkan. Keempat , satu digantikan seratus ribu yakni sedekah kepada orang tua. Kelima , satu diganti sembilan ratus ribu yakn...