Posts

pancasila dalam diferensiasi

Image
Pancasila, Sila Ketuhanan Yang Maha Esa menyediakan hubungan agama-negara tidak dalam pola integrasi dan separasi, melainkan diferensiasi. Indonesia adalah negara kesatuan. Sebagai Negara kesatuan, Indonesia menjadikan Pancasila sebagai ideologi nasional yang essensial untuk mempertahankan kesatuan nasional. Pandangan mengenai Pancasila sebagai basis nasionalisme sangat urgen bagi negara karena beberapa muslim memandang Pancasila sebagai ideologi sekular yang tidak sesuai dengan Islam. Padahal, fungsi utama ideologi adalah sebagai pemersatu bangsa serta pemberi arah bagi penyelenggaraan pemerintahan negara    D iferensiasi merupakan pola yang menekankan toleransi kembar ( twin tolerations ) antara agama dan negara. Dalam posisi ini keduanya memiliki ruang yang berbeda, namun saling memperkuat dan tidak mencampuri. Agama membentuk keadaban masyarakat yang menopang keadaban negara. Sementara negara memberikan fasilitas dan kebebasan bagi terbangunny...

PANCASILA DAN AL-QUR'AN

Image
  SERI MEMAHAMI FIKROH NU ================== PANCASILA DAN AL-QUR'AN Apakah pancasila butir-butirnya tidak sesuai dengan Al-Quran atau justru malah diambil dari ayat-ayat Al-Quran, tulisan di bawah ini kita bisa melihat bagaimana perjalanan merumuskan Pancasila dari para mendiang negeri ini yang telah berjasa merumuskannya. Setelah menjelaskan konsepnya tentang Pancasila di hadapan sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, Bung Karno melalui KH. wahid hasyim mengungkapkan hal yang menarik mengenai latar belakangnya sebagai seorang Islam. "Saya seorang Islam, saya demokrat karena saya orang Islam. Saya menghendaki mufakat, maka saya minta supaya tiap-tiap kepala negara pun dipilih. Tidakkah agama Islam menyatakan, bahwa kepala-kepala negara, baik para khalifah maupun amirul mu'minin harus dipilih oleh rakyat ?" Pertanyaannya, benarkah butir-butir mutiara Pancasila itu ada di dalam Al-Qur'an ? Marilah kita kaji satu per satu. Tapi hanya kami seb...

Tajdid dan Mujaddid Menurut KH Maimun Zubair Sarang

Image
------------------------------ ------------------------------ -------- dari mbah maimun untuk islam aswaja Tajdid atau memperbaharui pemikiran Islam adalah sebuah tema yang selalu dibicarakan dan didiskusikan oleh pemikir-pemikir dan ilmuan Islam pada masa sekarang. Pembahasan ini tidak hanya terbatas kepada tafsiran makna dari tajdid ini atau dari segi siapakah dia yang disebutkan mujaddid? Bahkan, ketika ada seorang ilmuan yang pemikirannya ternyata sedikit menyeberangi arus perdana berpendapat bahwa pemikirannya tidak lain adalah kerana memang tajdid di dalam Islam adalah dituntut. Ini tidak lain adalah disebabkan ada sebuah hadis Sahih Nabi Muhammad SAW yang berbunyi: "إن الله يبعث لهذه الأمة على رأس كل مائة سنة من يجدد لها دينها"[1] (Sesungguhnya Allah mengutus bagi umat ini pada setiap awal seratus tahun orang yang akan memperbaharui bagi umat ini akan agamanya). Disebabkan oleh janji Rasulullah SAW melalui sabdanya tadi, perebutan title sebagai ...

HUKUM LAFADZ SAIYYIDINA

Kata-kata “sayyidina” atau ”tuan” atau “yang mulia” seringkali digunakan oleh kaum muslimin, baik ketika shalat maupun di luar shalat. Hal itu termasuk amalan yang sangat utama, karena merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Syeikh Ibrahim bin Muhammad al-Bajuri menyatakan: الأوْلَى ذِكْرُالسَّيِّادَةِ لِأنَّ اْلأَفْضَلَ سُلُوْكُ اْلأَدَ بِ “Yang lebih utama adalah mengucapkan sayyidina (sebelum nama Nabi SAW), karena hal yang lebih utama bersopan santun (kepada Beliau).” (Hasyisyah al-Bajuri, juz I, hal 156). Pendapat ini didasarkan pada hadits Nabi SAW: عن أبي هريرةقا ل , قا ل ر سو ل الله صلي الله عليه وسلم أنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَوْمَ القِيَامَةِ وَأوَّلُ مَنْ يُنْسَقُّ عَنْهُ الْقَبْرُ وَأوَّلُ شَافعٍ وأول مُشَافِعٍ “Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Saya adalah sayyid (penghulu) anak adam pada hari kiamat. Orang pertama yang bangkit dari kubur, orang yang pertama memberikan syafaa’at dan orang yang ...

Adab membaca al qur’an

Oleh Kang Aruf   Agar bacaan alqur’an bermanfaat,agar ia menghasilkan buahnya berupa tadabbur,kesan,istiqomah,dan agar anda membaca sebagaimana Rasulullah saw dan para shabat mulia membacanya,maka adab adabnya harus di perhatikan,di pegang,dan di jaga sebelum dan di saat membaca. Berikut penulis sajikan kepada anda adab yang paling penting dengan penjelasan yang singkat dan padat : 1.memilih waktu yang sesuai untuk membaca al qur’an,yaitu waktu Allah bertajjalli kepada hamba hambaNya dan pancaran pancaran rahmatNya turun.waktu yang paling baik adalah sepertiga terakhir dari waktu sahur,kemudian di malam hari,kemudian di waktu fajar,kemudian di waktu pagi,kemudian di waktu siang hari selebihnya. 2.memilih tempat yang sesuai,seperti Rumah Allah,atau di sudut rumah yang di kosongkan dari berbagai gangguan serta jauh dari tempat kegaduhan,pembicaraan duniawi,dan permainan anak anak. 3.memilih cara duduk yang sesuai,kondisi yang sesuai dan sikap badan yang panta...

MAKAN NASI BERKAT

Pada umumnya, orang yang menyelenggarakan hajat tahlilan itu menyediakan makanan untuk diberikan kepada orang-orang yang diundang dan dimintai bantuan bacaan tahlil itu dengan niat sebagai sedekah. Dalam rangkaian acara tahlil, pahala sedekah makanan itu biasanya juga dinikatkan untuk arwah yang dituju. Oleh karena itu, acara tahlil yang khusus untuk pengiriman do’a semacam itu sering dinamakan sedekah, perubahan ucapan dari kata shadaqah. Sedekah makan itu biasanya baru disuguhkan atau dibagikan setelah selesainya doa dalam tahlil, baik untuk dimakan di tempat atau di bawa pulang. Dengan perkataan lain, sedekah itu diberikan setelah “diberkahi” dengan do’a. Makanan yang sudah diberkahi doa tersebut kemudian disebut “berkat”. Berkat berasal dari bahasa Arab “barkatun”- bentuk jamaknya adalah barakat- yang artinya kebaikan yang bertambah-tambah terus. Penamaan tersebut berdasarkan sabda nabi Muhammad SAW: اجتمعوا على طعام واذكروا الله يبارك لكم فيه “Berkumpullah ...

JALAN PINTAS MENUJU NERAKA

Berghibahlah, bila engkau merindukan jalan pintas menuju neraka, membuka pintu-pintu siksa yang pedih, dan menarilah di atas penderitaan orang lain. Juga, tertawalah di atas derai air matanya. Jadilah binatang buas yang melahap bangkai-bangkai manusia. Tahukah kalian, ghibah itu lebih hina dari perzinaan atau pelacuran. Imam Ghazali dan Imam Baihaqi meriwayatkan sebuah hadis bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah sekali-kali kamu melakukan pergunjingan, karena pergunjingan itu lebih berat dari perzinaan. Karena, jika seseorang yang berzina kemudian bertobat maka Allah mengampuninya. Sedangkan penggunjing tidak akan diampuni Allah, sebelum orang yang digunjingkan itu memaafkannya.”  Alangkah beratnya siksa yang ditanggung oleh tukang gunjing (mughtaab), si tukang penyebar ghibah. Betapapun dia bertobat kepada Allah, pintu pengampunan tidak akan terbuka, kecuali dia berlari dan bersungguh-sungguh meminta maaf kepada orang yang digunjingkannya itu. Tidakkah kita ta...